Tampilkan postingan dengan label Sajak Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sajak Puisi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 November 2013

PUISI ALIBI

inilah lakon opera van curi..
aparatnya mencuri..
pemimpinnya tidak punya solusi...
hukumnya tidak mengadili...
ulamanya bersembunyi
di kuil membisu menuli..

maka kini aku tinggal menunggu romantika ini bubar bubrah..
menyisakan sekerat sejarah...
yang bercerita tentang tanah
yang merah berdarah-darah...

ini negeri tong kosong..
malingnya berantakan...
huahahahahahahahahahaaa...
DAHSYATTTTT.....
JUARAAAAAA....!!!
 
 
Source : Arogansi Kapitalis

Akhiri Sepi

Genap menahun, ku menyendiri
Tanpa sosok yang, mengisi hari, ‘tuk ku nikmati
Hampa terasa dan sepi pun menyapa…

Ku tinggal mati, rasa yang pernah, t’rus menghantui
Ku coba berlari, terus menghindar, dustai hati
Sesak terasa…dan aku pun tersiksa…
Lewati batas luka…luka….

Dan…semua tak pernah terduga…
Satu impian, datang…..
Dan…semua tak pernah terduga
Satu impian…datang…

Ku ingin terikat, akhiri sepi, tak lagi sendiri….
Selimuti luka, basuhi perih, selamatkan hati….
Lepas terasa, dia datang dan menjelang….begitu luar biasa….Dia….

Dan…semua tak pernah terduga…
Satu impian, datang…..
Dan…semua tak pernah terduga
Satu impian…datang…

Jaahil Murokkab "BUKAN “diri pribadiku” melainkan dari “diri sosialku”..."

Bertanyalah seorang kawan disuatu sudut ruang dan waktu,
apakah engkau, wahai Jaahil., akan marah-marah karena
oleh berita tentang korupsi dan korupsi dan korupsi?
yang disembunyikan, yang ditutup-tutupi, atau
yang dibeberkan, yang dibawa ke kamar-kamar pengadilan

Jaahil menjawab: Tidak. Ambillah dunia seluruhnya,
genggam dan kepalkan di tanganmu, lalu telan semuanya,
aku berdoa semoga perutmu tidak sobek karenanya...
Ambillah negara ini, tanah ini, modal ini, perusahaan ini,
hutan ini, gedung-gedung ini, nurani rakyatmu ini-apapun saja,
ambillah, curilah, rampoklah, segalanya jangan kau sisa...

Dan aku tak punya urusan pribadi dengan semua itu.
Aku tak punya kepentingan pribadi terhadap itu semua.
Bertengkarlah manusia, berperanglah,

Rabu, 06 November 2013

Sebuah "Pemikiran"

Aku menyaksikan dari awal akan kedahsyatan sebuah pemikiran
aku melihat manusia membunuh dengan mengatasnamakan pemikiran itu 
dan mati karena mempertahankan pemikiran tersebut 
tapi kau tak bisa mencium sebuah pemikiran tak bisa menyentuh atau pun memegang pemikiran tersebut
 Pemikiran tidak berdarah mereka tidak merasakan sakit 
mereka tidak punya cinta pemikiran lebih tahan daripada peluru
 Kita disuruh mengingat pemikirannya dan bukan orangnya karena manusia bisa gagal 
dia bisa tertangkap, dia bisa terbunuh dan terlupakan 
tetapi sebuah pemikiran dapat merubah dunia

Remember 5 november (A)

Sabtu, 02 November 2013

SAJAK SUARA

sesungguhnya suara itu tak bisa diredam
mulut bisa dibungkam
namun siapa mampu menghentikan nyanyian bimbang
dan pertanyaan-pertanyaan dari lidah jiwaku
suara-suara itu tak bisa dipenjarakan
di sana bersemayam kemerdekaan
apabila engkau memaksa diamaku
siapkan untukmu: pemberontakan!
sesungguhnya suara itu bukan perampok
yang ingin merayah hartamu
ia ingin bicara
mengapa kau kokang senjata
dan gemetar ketika suara-suara itu
menuntut keadilan?
sesungguhnya suara itu akan menjadi kata
ialah yang mengajari aku bertanya
dan pada akhirnya tidak bisa tidak
engkau harus menjawabnya
apabila engkau tetap bertahan
aku akan memburumu seperti kutukan

"Long live Wiji Thukul, Kau tak pernah MATI ! IDEmu Bergerilya"

Jumat, 01 November 2013

Cinta yang Pasti :)

biar cinta mengalir di pantai jiwa yang bebas menentukan arah
berikan cintamu namun jangan membelenggu
biarkan cinta berjalan apa adanya
mengalir mengikuti arus sungai
walau sederas apapun mengalir sebab cinta tak akan kemana-mana
biarpun kau lari mengejarnya tanpa henti dan letih
bila dia memang hatimu dia tak akan pergi 
pergi jauh darimu dan terlepas darimu
dia akan tetap tegar ketika kau akan berpaling dia akan menunggumu
itu pasti seperti mata air yg menuju samudra